Wedding Dream Lino & Grine—Berpadunya Manggarai & Toraja

Lino memproklamirkan tanggal jadiannya dengan Grine pada 11 Februari 2018 di laman Facebooknya. “Akhirnya Gelino, setelah sekian lamaaaa…,”goda seorang rekan Lino pada postingan itu.

Dan Lino juga dengan bahagia mengumumkan tanggal pernikahan mereka di laman Facebooknya, “Menikah dengan Peregrine Carmelita Gloria sejak 15 Januari 2022”. Grine berdarah Toraja, Sulawesi Selatan dan Lino, dari Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Klik untuk bagian 1

Matahari pagi bersinar cerah, tatkala acara pernikahan Gregorius Gelino Mbembok (Lino) dan Peregrine Carmelita Gloria (Grine) dimulai di gedung The Lodge at Jagorawi Golf & Country Club Cimanggis, Jawa Barat, Sabtu, 15 Januari 2022.

Diawali dengan acara penjemputan Calon pengantin Wanita (CPW) oleh Calon Pengantin Pria (CPP) bersama orangtua, keluarga dan  perwakilan dari CPP  yaitu Bpk Robert Rante Barata. Acara penjemputan dan ketuk pintu dipandu MC senior dari Toraja Ibu Naomi Rimpan Thana. Perwakilan CPP Bpk Roberth Rante Barata melaksanakan acara Ketuk Pintu dalam dialog bahasa Toraja, dan dijawab  oleh perwakilan dari Calon Pengantin Wanita, yaiti Bapak Boaz Baan Lote.

Berlanjut dengan Tabur Beras Kuning dilakukan oleh ibu Maria Christina Dammen, di pintu kamar pengantin yang kemudian dilalui oleh CPP bersama keluarga. Kemudian membawa CPW menuju Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Cibinong, Jawa Barat, untuk melakukan pemberkatan nikah yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Perayaan Ekaristi Pemberkatan pernikahan dipimpin Konselebran Utama Uskup Keuskupan Bogor Mgr Paskalis Bruno Syukur,OFM, bersama Pater Alex Lanur OFM (Paman dari CPP) dan RD Marselinus Wahyu Dwi Harjanto (Pastor Paroki PKKC). Tepat pukul 11.00 WIB,  kedua pengantin didampingi orang tua masing-masing. Bertugas sebagai Koordinator Liturgi Bpk Sabinus Sadar, komentator  Bpk Don Bosco Boha dan ucapan terima kasih dari kedua belah pihak mempelai disampaikan oleh Bp Inosentius Samsul, seusai perayaan Ekaristi.

Tampak Lino, diapit Ayahnda, Drs. Gaudensius Suhardi,M.M dan Ibunda Maria Agustina Nursia,S.E. Sementara pengantin wanita didampingi Ibundanya Yohana Sente Limbu,Apt, dan kakak lelaki sang Ayah CPW, Bpk. Nikolaus Pasassung,MA,Ph.D. dan bersama  Ir. Drs.Pius Sente Limbu pada saat resepsi, mewakili mendiang sang Papa tercinta yang sudah kembali pulan dan berbahagia di Rumah Bapa di Surga pada 08 April 2021.

Tampak pula berbahagiaadik-adik dari Lino, Patrick Vincenzo Mbembok dan Maria Arnolda Mbembok, lengkap dengan busana Songket Manggarai, Juga adik dari Grine, Patrici Carmelita Ayu, berbalut busana adat Toraja. Acara foto bersama keluarga dan panitia dipandu oleh MC Bp Bosco Doho.

“Puji Tuhan perayaan Ekaristi pemberkatan nikah berjalan dengan hikmat dan lancar, dengan udara cerah. Hujan rintik-rintik alias hujan berkat sedikit membasahi bumi  di awal acara resepsi, tapi sekarang cuaca sudah cerah lagi,” ujar Pius Sente Limbu, bersama istrinya Cicilia Anna di gedung The Lodge. Kedua pasangan Toraja – Dayak ini berbalut busana Adat Toraja berwarna merah muda.

Ny. Maria Agustina Nursia, Ibunda dari  Lino Mbembok

Sekitar  pukul 17.00 WIB  acara resepsi dibuka oleh MC Nasional, Iqbal Himawan dan Yohana Marghareta, presenter terkenal dari Metro TV.  Prosesi didahului dengan  Ma’parapa’ oleh Bpk Boaz Baan Lote, dilanjutkan dengan Massuling (musik khas dari Toraja), sebagai pengantar ke pelaminan, dibawakan trio oleh Ibu Naomi Rimpan Thana, Bpk Boaz Baan Lote dan Bpk Matius Tangyong. Sesaat kemudian tampil kedua mempelai berbalut busana Toraja berwarna kuning cerah dengan iring-iringan orang tua dan kerabat dekat, menuju ke pelaminan di tengah taman hijau  dengan dekorasi taman yang sangat menarik.

Ma’parapa’ merupakan kegiatan dengan tujuan  menenangkan semua orang yang hadir dalam suatu acara. Pemeran kegiatan ini disampaikan oleh orang yang dipercayakan pihak keluarga, dalam menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan yang tengah dilaksanakan. Ma’parapa’ berasal dari kata rapa’ yang berarti tenang dan ma’ yang berarti melakukan, itu berarti ketika kata ini disatukan dengan awalan menjadi menenangkan kondisi. Ma’parapa’  biasanya dilaksanakan dalam berbagai kegiatan upacara adat di Toraja,  dalam hal ini yang dilaksanakan adalah upacara adat Rambu Tuka’ (acara sukacita/kegembiraan).

Setelah keadaan tenang maka orang yang ma’parapa’ mengucapkan apa yang ingin disampaikan dalam versi bahasa Toraja tingkat tinggi atau bahasa Tominaa, yang biasa disebut singgi’ atau tingga’ dengan tujuan untuk menyanjung, menyapa tamu bahkan menarik perhatian orang-orang yang ditujukan.

Tampil kemudian tarian Pa’gellu oleh Sanggar tari asuhan Ibu Marniwaty Mangontan. Tari Pa’gellu adalah tari sukacita yang biasa dipentaskan pada upacara adat di Toraja, Sulawesi Selatan yang sifatnya riang gembira. Pa’gellu atau ma’gellu dalam bahasa setempat berarti menari-nari dengan riang gembira sambil tangan dan badan bergoyang dengan gemulai. Yang menarik dari tarian ini adalah ma’toding (saweran) berupa pemberian uang yang disematkan di atas kepala penari/penabuh gendang.

Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI , Ibu Siti Nurbaya, berkenan hadir
Turut hadir Dr Ir Roy Alexander Sparingga,M.App.Sc, mantan Kepala BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) RI

Setelah ungkapan syukur   dari kedua belah pihak mempelai, dilanjutkan dengan ucapan terima kasih  keluarga besar Mbembok dan keluarga besar Pasassung – Sente Limbu , yangdisampaikan oleh Bpk. Adrial Rumengan. Selanjutnya dengan acara Massanduk Sipatimbu’(berbagi daging dan saling menyuapi). Dalam acara ini pengantyin wanita berbagi makanan dengan menyuapi/melayani orang tua, dan terakhir pengantin saling menyuapi, yang dipandu Bpk Boaz Baan Lote dan ibu Naomi Rimpan Thana. Doa syukur oleh Bp Paulus Tasik Galle’. Setelah itu pemberian ucapan selamat kepada kedua mempelai dan orang tua, diiringi hiburan oleh Castara Band, dengan vokalis bersuara emas  berasal dari NTT.

Berkenan  hadir dalalam hal ini Ibu Menteri KLHK, Ibu Siti Nurbaya, dan beberapa pejabat tinggi lainnya dari Media Group, KLHK,Kominfo, Badan POM dan lainnya.

“Rencananya Lino dan Grine mau tinggal di Perumahan Alam Raya Bandara, rumah Bapak Gaudens yang masih kosong. Sebenarnya mereka sudah punya rumah di perumahan Citra Indah Jonggol tapi kejauhan dari tempat kerjanya, jadi memilih tempat tersebut. Jika Tuhan mengizinkan akan diadakan upacara adat Manggarai, tapi masih tentatif, moga-moga sikon memungkinkan dan kita bisa ikut, hehehe…,” ujar Ny. Yohana Sente Limbu pada Weddingdreams.id.

Yohana menulis “status” di WAnya. “Papa sayang, terima kasih atas semua cinta & kasih, serta kebaikan yang telah kau berikan kepada kami. Beristirahatlah dalam pelukan Tuhan. Love u”

Akhirnya atas nama keluarga besar Bpk Gaudesnsius Suhardi dan Bpk Marinus Pasassung, menyampaiakan puji dan syukur kepada Tuhan atas penerimaan Sakramen Perkawinan putera-puteri kami. Limpah terima kasih kepada yang mulia Bapak Uskup Keuskupan Bogor Mgf.Paskalis Bruno Syukur,OFM, Pater Alex Lanur OFM dan RD Marselinus Wahyu Dwi Harjanto, dan segenap sahabat/keluarga dan undangan yang berkenan hadir. Mohon maaf jika ada yang kurang berkenan di hati Bapak Ibu, Saudara/i semuanya. Kata pepatah “tak ada gading yang tak retak”, kesempurnaan hanya lah milik Allah semata.

Pengantin diapit Indra Maulana , presenter Metro TV, atasannya Lino, bersama orang tua.
Presenter Metro TV menjadi pembawa acara resepsi pernikahan Lino dan Grine

Ucapan terima kasih yang sama kepada Bapak Ibi segenap Panitia yang telah  bekerja keras menyukseskan acara pernikahan putera-puteri kami, yang diketuai oleh Bapak Ir. Legius Paliling,M.Eng, beserta segenap panitia yag tidak dapat kami sebutkan namanya satu persatu.

Klik untuk bagian 1

Ibu Elisabeth Sente Limbu, adik Yphana Sente Limbu, bekerja di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI
Grine saat wisuda, bersama adik dan orang tuanya, Marinus Pasassung (RIP) dan Yohanna Sente Limbu


Daftar Panitia :


Teks : Christina Salomita
Design : Michael Lyons
Foto-foto : Dok Keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *